Arya Sinulingga Ungkap Rencana Re-grouping PTPN Menjadi 3 Entitas Bisnis untuk Perkuat Usaha Milik Negara

Avatar photo

- Pewarta

Kamis, 15 Juni 2023 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf khusus III Menteri BUMN, Arya Sinulingga. Dok. Bumn.go.id

Staf khusus III Menteri BUMN, Arya Sinulingga. Dok. Bumn.go.id

INFOBUMN.COM – Kementerian BUMN sedang serius melakukan penataan Holding Perkebunan menjadi tiga entitas bisnis.

1. Menggabungkan 36 pabrik gula menjadi PT Sinergi Gula Nasional (SGN/SugarCo).

2. Menyatukan empat PTPN bidang sawit menjadi PalmCo.

3. Sembilan PTPN menjadi SupportingCo.

Demikian hal tersebut disampaikan oleh Staf khusus III Menteri BUMN Arya Sinulingga, di Surabaya, Rabu, 14 Juni 2023.

Baca artikel menarik lainnya, di sini: Komitmen Terapkan Sustainable Finance, Kredit Berkelanjutan BRI Tumbuh Double Digit Jadi Rp710,9 T

“Perampingan PTPN III (Holding Perkebunan) justru memperkuat perusahaan perseroan milik negara.”

“Proses pengklasifikasian ke dalam subholding supaya BUMN ini lebih sehat dan terjadi penguatan,” kata Arya Sinulingga, yang juga Exco PSSI tersebut.

Arya Sinulingga menilai, peleburan tersebut justru akan efektif dan efisien lantaran sebelumnya ada beberapa anak perusahaan PTPN III yang memiliki jenis usaha sama.

Dengan pembagian tersebut pengelolaannya diyakini menjadi lebih terarah.

“Pembagian tiga sub holding diklasifikasi berdasarkan komoditas yang mereka kelola. PalmCo misalnya, hanya akan mengurus kelapa sawit.”

“Sementara SugarCo mengurus pabrik gula. Sedangkan SupportingCo mengurus komoditas lain, termasuk non core-business seperti tembakau, wisata dan lainnya,” sebut Arya Sinulingga.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Arya Sinulingga juga membantah terkait kabar terjadi pelepasan lahan HGU PTPN II secara ilegal saat Dirutnya dijabat M. Abdul Ghani yang kini menjabat Dirut Holding Perkebunan.

Sebab, menurut Arya Sinulingga setiap pelepasan HGU harus seijin pemerintah pusat.

“Seluruh aset PTPN merupakan milik negara, sehingga perpindahan (pelepasan) kepada pihak laih harus seijin pemerintah pusat.”

“Logikanya begitu. Saya tidak tahu detilnya seperti apa di PTPN II. Tapi itu tidak mungkin. Kalau benar, pastinya sudah seijin pemerintah,” kata Arya Sinulingga.***

Berita Terkait

Berkarier di BUMN dengan Ikhlas: Inspirasional Bagya Mulyanto
BTN Raih Peringkat Tertinggi Pefindo atas Kinerja dan Laporan Keuangan Perseroan dengan Predikat idAAA/Stable
Sekitar 2 Juta Orang Mendaftar untuk Ikut Tes Rekrutmen Bersama BUMN 2023, 800 Ribu Ikut Tes Online
Permodalan Kuat, BRI Bagi Dividen Optimal Dalam Empat Tahun ke Depan
BRI Ungkap Optimisme Kinerja Positif, Indonesia Menarik Sebagai Tujuan Investasi karena Ekonomi yang Solid
Direktur Information Technology dan Direktur Risk Management BSI Diberhentikan, RUPST Tunjuk Penggantinya
Kinerja Solid, BRI Catatkan Pertumbuhan Bisnis Wealth Management 19,96% per Kuartal I-2023
Perajin Gantungan Kunci Binaan BRI Ikut Pameran di Perhelatan KTT ke-42 Asean Labuan Bajo, Ini Kisahnya
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Sabtu, 1 Juni 2024 - 11:52 WIB

Akui Terima Tas Mewah dan Kalung Emas dari SYL, Berikut Ini Penjelasan Penyanyi Nayunda Nabila

Rabu, 5 Juli 2023 - 12:54 WIB

Punya Rencana Nonton Konser di Luar Negeri? Ini yang Perlu Kamu Siapkan!

Berita Terbaru