INFOMARITIM.COM – Di hadapan ribuan relawan Kopi Pagi, calon presiden nomor urut dua Prabowo Subianto mengatakan bahwa para pemimpin-pemimpin terdahulu sudah pasti memiliki rasa cinta Tanah Air.
Pertemuan dengan para relawan tersebut berlangsung di International Convention Center (SICC) Jawa Barat, Sabtu (16/12/2023).
Selain kecintaan terhadap bangsa sendiri, Prabowo mengatakan, Indonesia tidak bisa hanya bergantung kepada satu atau dua orang saja.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Defisit APBN Tetap 3 Persen, Fiskal Dilonggarkan Demi Pertumbuhan Ekonomi
Negara Lawan Pengusaha Curang, “Serakahnomics” Jadi Musuh Bersama
Digitalisasi Investasi Emas: Antam Hadirkan Platform Edukasi dan Transaksi Terpadu

SCROLL TO RESUME CONTENT
Semua instrumen harus saling bahu membahu dalam membangun Indonesia yang lebih sejahtera.
“Pemimpin memberi arah, memberi strategi, memberi keputusan.”
Baca artikel lainnya di sini : Momen Capres Prabowo Subianto Joget Gemoy Jedag-Jedug Bareng Para Relawan Kopi Pagi
Baca Juga:
Salah Satu Alasan Pentingnya UMKM Publikasi Press Release, Biaya Tampil di Media Online Itu Hemai
Rumah Purwanti Lee dan Gunawan Yusuf Digeledah Kejagung, Dugaan Suap Rp50 Miliar ke Eks Pejabat MA
Penangkapan di Solo, Sinyal Awal Investigasi Kredit Bermasalah Bank Daerah Bos Sritex Iwan Lukminto
“Tetapi kalau tidak ada implementor, tidak ada pelaksana, tidak ada yang mampu mengelola pelaksanaan itu, tidak ada yang jalan,” ujar Prabowo.
Ia melanjutkan, faktor utama untuk membangun Indonesia selain kepintaran adalah kemauan untuk bekerja untuk rakyat.
“Kita tahu banyak orang pintar. Ada yang pintar ngomong, ada yang pintar ngeluh, macam-macam pintarnya itu.”
Lihat juga konten video, di sini: Calon Presiden Prabowo Subianto Ziarah ke Makam Proklamator Bung Karno di Blitar Jawa Timur
Baca Juga:
Jasa Siaran Pers Persriliscom Melayani Publikasi ke Lebih dari 150 Media Online Berbagai Segmentasi
“Belum tentu bisa bekerja untuk rakyat Indonesia,” ucap Prabowo yang disambut tepuk tangan para relawan.***



















