TIANJIN, Tiongkok, 16 Oktober 2026 /PRNewswire/ — Artikel berita dari GLOBAL TIMES:
Ajang World Vocational and Technical Education Development Conference 2026 resmi dibuka di Tianjin, Tiongkok utara, pada Jumat lalu. Konferensi ini dihadiri pejabat pemerintah, utusan diplomatik, serta perwakilan organisasi internasional dan lembaga pendidikan dari berbagai negara.
Dengan tema "Pendidikan dan Pelatihan Teknik dan Vokasi (TVET): Bersama Merangkul Perubahan, Merumuskan Standar, dan Menciptakan Masa Depan", ajang ini mempertemukan peserta dari berbagai negara untuk membahas transformasi serta arah masa depan pendidikan vokasi dan teknik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut pihak penyelenggara, ajang ini mencakup lima agenda utama, yakni sesi pembukaan, sidang pleno, diskusi tingkat menteri, sesi paralel, dan sesi penutupan. Selain itu, terdapat tiga acara pendamping, yaitu simposium peringatan 10 tahun Luban Workshops, pameran khusus pendidikan vokasi Tiongkok, dan babak final World Vocational Colleges Skills Competition.
Kompetisi tahun ini memiliki skala terbesar sepanjang sejarahnya, melibatkan 78 negara di lima benua, 9.391 tim, dan 36.000 peserta, menurut keterangan pihak penyelenggara. Selain empat divisi luar negeri yang sebelumnya telah tersedia, kompetisi tahun ini juga menambahkan divisi Oseania. Kompetisi tersebut turut memperkenalkan teknik kerajinan tradisional Tiongkok.
Dalam kompetisi ini, para peserta memperlihatkan nilai dan daya tarik pendidikan vokasi melalui persaingan yang mengedepankan keterampilan tingkat tinggi.
Salah satu agenda utama konferensi adalah peluncuran resmi kerangka standar pendidikan vokasi dunia yang pengembangannya dipimpin dan didorong oleh Tiongkok.
Disusun berdasarkan praktik pendidikan vokasi Tiongkok serta pengalaman berbagai negara, Framework of World Vocational and Technical Education Standards atau Kerangka Standar Pendidikan Vokasi dan Teknik Dunia ini diklaim sebagai yang pertama di dunia. Kerangka tersebut mencakup sejumlah bidang yang menjadi perhatian global dalam pendidikan vokasi, antara lain nilai-nilai, sistem, tata kelola, dukungan, dan langkah-langkah pelaksanaan.
Menurut pihak penyelenggara, kerangka tersebut dapat memperkuat pertukaran dan kerja sama internasional di bidang pendidikan vokasi. Inisiatif ini juga diharapkan membawa keterlibatan Tiongkok dalam pendidikan vokasi global ke tahap yang lebih maju, dari pertukaran SDM menjadi kerja sama proyek, hingga kini mengarah pada peran dalam memimpin perumusan standar.
Ajang yang berlangsung hingga Sabtu ini diadakan oleh Kementerian Pendidikan Tiongkok, Komisi Nasional Tiongkok untuk UNESCO, dan Pemerintah Kota Tianjin.













