INFOMARITIM.COM – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menemui Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Jakarta, Jumat (3/11/2023).
Keduanya membahas kesiapan pengiriman dan penyerahan bantuan kemanusiaan dari pemerintah Indonesia untuk masyarakat Palestina.
Bantuan ini rencananya dikirimkan besok menggunakan dua unit pesawat milik TNI AU.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Digitalisasi Investasi Emas: Antam Hadirkan Platform Edukasi dan Transaksi Terpadu
Salah Satu Alasan Pentingnya UMKM Publikasi Press Release, Biaya Tampil di Media Online Itu Hemai
Rumah Purwanti Lee dan Gunawan Yusuf Digeledah Kejagung, Dugaan Suap Rp50 Miliar ke Eks Pejabat MA

SCROLL TO RESUME CONTENT
Yakni Hercules C-130 dengan tail number 1327 Skadron 31 Lanud Halim Perdanakusuma dan tail number 1328 Skadron 32 Lanud Abdul Rachman Saleh.
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal, mengungkapkan bantuan kemanusiaan sebanyak 30 ton tersebut secara langsung bakal dilepaskan sendiri oleh Presiden Jokowi.
Baca artikel lainnya di sini : Bikinportalberita.com Melayani Jasa Pembuatan Media Online yang Berkualitas dengan Paket Hemat
Baca Juga:
Penangkapan di Solo, Sinyal Awal Investigasi Kredit Bermasalah Bank Daerah Bos Sritex Iwan Lukminto
Jasa Siaran Pers Persriliscom Melayani Publikasi ke Lebih dari 150 Media Online Berbagai Segmentasi
Bantuan kemanusian akan dikirim melalui Lanud Halim Perdanakusuma, Sabtu (4/11) dan akan mendarat di Bandara El Arish Mesir.
Setelah itu masuk melalui jalur darat menggunakan truk besar hingga sampai di Gaza, Palestina.
Pengiriman ke Gaza melalui jalur darat tersebut disalurkan melalui badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) dan Komite Internasional Palang Merah (ICRC).
Keduanya merupakan badan kemanusiaan yang beroperasi di Gaza.
Baca Juga:
Demi Selamatkan Ekonomi, PImpinan Buruh Dukung Langkah Presiden Prabowo Bentuk Satgas PHK
Romadhon Jasn Menjadi Direktur Sapulangit Public Relations, Ditunjuk Sapulangit Media Circle (SMC)
Hubungan Israel dan Palestina kembali memanas sejak 7 Oktober 2023. Konflik tersebut menewaskan ribuan jiwa dan melukai ratusan ribu korban lainnya.***


















