INFOMARITIM.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengimbau warga untuk mewaspadai potensi banjir rob pada 21-27 Januari 2024.
Khususnya warga Jakarta yang tinggal atau beraktivitas di sekitar pesisir Jakarta.
Potensi banjir rob terjadi seiring dengan adanya fenomena bulan purnama yang berdampak pada meningkatnya tinggi gelombang air laut.
ADVERTISEMENT
Baca Juga:
Digitalisasi Investasi Emas: Antam Hadirkan Platform Edukasi dan Transaksi Terpadu
Salah Satu Alasan Pentingnya UMKM Publikasi Press Release, Biaya Tampil di Media Online Itu Hemai
Rumah Purwanti Lee dan Gunawan Yusuf Digeledah Kejagung, Dugaan Suap Rp50 Miliar ke Eks Pejabat MA

SCROLL TO RESUME CONTENT
Demikian disampaikan oleh Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji kepada wartawan dikutip pada Rabu 23 Januari 2024.
“Adanya fenomena fase bulan purnama berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum,” ujar Isnawa Adji.
Baca artikel lainnya di sini :Apakah Presiden akan Ambil Kesempatan untuk Berkampanye atau Tidak? Begini Tanggapan Jokowi
Baca Juga:
Penangkapan di Solo, Sinyal Awal Investigasi Kredit Bermasalah Bank Daerah Bos Sritex Iwan Lukminto
Jasa Siaran Pers Persriliscom Melayani Publikasi ke Lebih dari 150 Media Online Berbagai Segmentasi
Adapun sejumlah wilayah di DKI Jakarta sisi Utara yang berpotensi terdampak banjir rob meliputi lima kelurahan.
Yakni Ancol, Penjaringan, Pluit, Kapuk Muara, Kamal Muara, Muara Angke, Kalibaru, Cilincing, hingga Kamal.
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut puncak pasang maksimum terjadi pada pagi menuju siang hari yakni pukul 07.00 – 11.00 WIB.
Lihat konten video lainnya, di sini: Disaksikan Jokowi, Prabowo Serahkan Pesawat Keempat C-130J Super Hercules untuk TNI AU
Baca Juga:
Demi Selamatkan Ekonomi, PImpinan Buruh Dukung Langkah Presiden Prabowo Bentuk Satgas PHK
Romadhon Jasn Menjadi Direktur Sapulangit Public Relations, Ditunjuk Sapulangit Media Circle (SMC)
“(Warga) diimbau mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut yang berpotensi terjadinya banjir pesisir atau rob,” tukasnya.***


















