Berita Event Perikanan

Fish Market Festival Angkat Potensi Perikanan dan Wisata Banyuwangi

fish market festival
Kabupaten Banyuwangi gelar Fish Market Festival. Doc: Liputan6.com

Infomaritim, Jakarta – Perayaan Fish Market Festival yang diselenggarakan di Kabupaten Banyuwangi menarik perhatian para pengunjung dengan ragam jenis ikan-ikan segar, seperti ikan tenggiri, kerapu, tuna, cumi, hingga jasil laut perairan Muncar lainnya. Festival ini berlangsung di tempat pelelangan ikan (TPI) Kalimoro Muncar, Banyuwangi, Selasa (3/10). Melalui festival ini, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas nelayan Banyuwangi serta menjadi sarana promosi untuk wilayah Muncar sebagai kawasan ekosistem bahari kebanggaan daerah.

“Lewat festival ini kami ingin mengubah image pasar ikan yang biasanya becek dan bau, menjadi bersih dan menyenangkan. Sebab kawasan Muncar sudah sangat terkenal di Indonesia, kita ingin Muncar menjadi tempat yang nyaman untuk berbelanja sekaligus menjadi destinasi wisata bahari. Sehingga nelayan dan masyarakat setempat bisa ikut menikmati geliat pariwisata Banyuwangi”, ucap Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam sambutannya melalui aplikasi facetime.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widiyatmoko menambahkan, festival ini juga dalam rangka untuk meningkatkan gemar makan ikan pada masyarakat di Banyuwangi. Tidak hanya itu, Wabup Yusuf juga sebelumnya menyerahkan beberapa bantuan 1172 mesin dari Kementerian ESDM untuk perahu kecil nelayan. Mesin yang menggunakan bahan bakar gas tersebut, dinilai dapat menghemat biaya operasional nelayan hingga 40%.

“Untuk sekarang, tidak semua nelayan di Banyuwangi mendapatkan mesin terssebut. Mereka yang dapat adalah nelayan yang memiliki kartu anggota dan memiliki perahu yang menggunakan mesin di bawah 5 GT”, ujar Yusuf.

Festival ini juga diisi dengan beragam kegiatan yang mendukung peningkatan produktivitas nelayan, yaitu salah satunya edukasi pemanfaaan teknologi hasil pangan yang diikuti para perwakilan nelayan sekabupaten. Perwakilan nelayan juga diajarkan cara mengolah terasi dan ikan asin secara higienis dan dikemas dengan menarik untuk meningkatkan harga jual produk.

“Kami berharap edukasi ini bisa meningkatkan pendapatan para nelayan, khususnya di masa paceklik ikan”, ucap Bupati Banyuwangi Anas. (SS)

Sumber: Liputan6.com