Berita Kelautan

Menteri Susi Peringatkan Pemda Segera Atur Zona Kelautan

pdb perikanan tertinggi di asia tenggara

Infomaritim, Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali mengingatkan kepada pemerintahan daerah untuk segera mengatur zona kelautan yang pernah disosialisasikan oleh KKP pada beberapa waktu lalu.

“Sudah saatnya pemerintahan provinsi dan daerah yang memiliki pantai pesisir, supaya diatur zona kelautannya”, kata Menteri Susi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin (18/9).

Dengan adanya zona kelautan mampu mengatur pengelolaan kawasan perairan sehingga tidak terjadi pencemaran di laut dan tidak ada lagi penggunaan cantrang atau trawl di kawasan perairan Indonesia. KKP telah mendorong pemerintah provinsi di berbagai daerah untuk mengeluarkan peraturan daerah terkait Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pualau Kecil (RZWP3K).

“Sosialisasi terus kita lakukan dan tahun depan insyaAllah, 34 provinsi sudah selesai (Perda RZWP3K)”, kata Dirjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Brahmantya Satyamurti Poerwadi.

RZWP3K merupakan amanah dari UU No. 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Pemerintah Daerah diamanahkan untuk melakukan penyusunan RZWP3K Provinsi dan Kabupaten. Perda RZWP3K dalam rangka mengoptimalkan laut sebagai garda terdepan Indonesia.

Baca Juga: Optimalisasi Pelayanan Publik, KKP Atur Standar PTSP

RZWP3K memuat berbagai aspek seperti pengalokasian ruang dalam kawasan pemanfaatan umum, kawasan konservasi, kawasan srategis nasional tertentu dan alur laut, hingga penetapan prioritas kawasan laut untuk tujuan konservasi social budaya, ekonomi, transportasi laut, industry strategis, serta pertahanan dan keamanan.

Hingga saat ini, Provinsi Sulawesi Utara yang telah memiliki perda terkait dengan rencana zonasi pesisir tersebut. Dan akan ada 12 provinsi yang menyusul, yaitu Jawa Timur, Jawa Tengah,  Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sumatera Barat, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Banten, DKI Jakarta, Lampung, dan Kalimantan Utara. (SS)

Sumber: Okezone.com