Berita Internasional

Illegal Fishing Di Ekuador, 20 Nelayan China Dipenjara

Petugas memeriksa ribuan ikan hiu di sebuah kapal nelayan Tiongkok. 
Doc. MetrotvNews / Ecuadorian Minister of the Environment
Petugas memeriksa ribuan ikan hiu di sebuah kapal nelayan Tiongkok. Doc. MetrotvNews / Ecuadorian Minister of the Environment

Infomaritim, Jakarta – Kasus illegal fishing di Ekuador membuat hakim menjatuhkan vonis penjara empat tahun dan denda lebih dari USD 5 juta, Senin (28/9). Hukuman tersebut diberikan kepada 20 nelayan China yang melakukan illegal fishing lebih dari 6.000 ekor hiu di Galapagis Marine Reserve, merupakan salah satu lokasi penangkapan ikan yang dilarang oleh Ekuador.

“Putusan menandai sebuah tonggak sejarah dalam undang-undang lingkungan regional, dan juga sebuah kesempatan untuk bertahan hidup bagi spesies hiu yang bermigrasi”, ucap Kementerian Lingkungan Hidup Ekuador dalam sebuah pernyataan resmi.

Pejabat Ekuador mengharapkan pemerintah Tiongkok dapat berbuat lebih banyak mengenai aktivitas illegal para nelayan melalui momen penangkapan ini. Namun, Tiongkok justru mengecam pengadilan terhadap warga mereka.

Baca Juga: Tim JPU Keluarkan Tuntutan Vonis Kapal Ikan Thailand MV Silver Sea 2

Seperti yang dilansir MetrotvNews, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Hua Chunying mengatakan mereka mengecam penangkapan ikan secara illegal. Namun, ia menilai seharusnya Ekuador tidak langsung memvonis para nelayan.

“Dilihat dari informasi yang dikumpulkan dari kedua belah pihak, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa kapal tersebut terlibat dalam penangkapan ikan dan mengangkutnya di perairan Ekuador”, jelas Hua Chunying.

Penangkapan Nelayan Tiongkok yang berada di kapal Fu Yuan Yu Leng 999 dilakukan di perairan Ekuador (13/9) dengan barang bukti lebih dari 300 ton hiu dan makhluk laut lainnya. Hasil tangkapan mereka dinyatakan sebagai penyitaan terbesar yang dilakukan pemerintah Ekuador dan penangkapan hiu dalam jumlah terbesar dalam sejarah Galapagos. (SS)

Sumber: MetrotvNews