Berita Data Kelautan Perikanan

Serapan Anggaran KKP Hanya Mencapai 82,25% Tahun 2016

menteri-susi

Infomaritim, Bandung – Serapan anggaran Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) selama periode 2016 mencapai 85,25%. Hal tersebut disampaikan dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti menuturkan, terdapat beberapa kendala di Kementerian yang dipimpinnya.

“Alokasi KKP 2016 setelah dilakukan self blocking sebesar Rp. 7,53 triliun. Data sampai dengan 12 Januari 2017 realisasi APBN, KKP mencapai 85,25%”, ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, di ruang rapat Komisi IV DPR, Jakarta, Selasa (17/1/2017).

Menurut Susi, beberapa permasalahan yang didapati terkait penyerapan tersebut antara lain, (a) proses e-katalog pengadaan kapal perikanan memerlukan waktu 6 bulan, (b) sebagian galangan kapal mengurangi bahan baku sehingga tidak memenuhi target yang ditentukan, (c) permasalahan juga terjadi pada penerbitan SP3HL (Surat Pengesahan, Pengembalian, Pendapatan, Hibah Langsung) yang baru diterbitkan Kementerian Keuangan akhir Januari 2017.

“Masalah lainnya terjadi pada Ditjen Pengelolaan Laut terdapat penundaan penggunaan pinjaman luar negeri akhirnya restrukturisasi pinjaman luar negeri”, tuturnya.

Meski demikian, beberapa capaian kegiatan prioritas KKP 2016 yang telah direalisasikan seperti bantuan nelayan dengan memberikan 742 kapal, 7.012 alat tangkap dan 409 ribu penerima asuransi nelayan. Selain itu ada 17.000 sertifikat hak atas tanah nelayan, bantuan pembudidaya ikan 181 juta benih ikan, 1.091 paket kebun bibit rumput laut, 701 sarana budidaya rumput laut, 410 kincir air, 100 paket percontohan mina padi.

KKP juga memberikan 84 paket pakan mandiri, 202 keramba jarring apung, 60 paket budidaya kerang, 39 eskavator, 159 bantuan input produksi budidaya di 15 SKPT. 710 bantuan sarplas produksi, 24 diovlog dan 234 tambahan bantuan irigasi parsipatif.

“Bantuan untuk pengola hasil pemasar ikan, 17 single coldstorage, 8 pabrik rumput laut,, 6 gudang rumput laut, 4 sentra kuliner, 2 pabrik tepung dan 2 pasar terintegrasi”, paparnya.

Sementara itu, program tahun 2017, KKP akan memfokuskan pada sentra perikanan tangkap berupa bantuan kapal 70 GT dan 100 GT, bantuan pengganti cantrang. Serta bantuan benih, bantuan kartu budidaya sarana produksi, dan lainnya. (SS)

Sumber

Tentang Penulis

admin

Tambahkan Komentar

Click here to post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *