Berita Internasional Kelautan Perikanan

PM Shinzo Abe Kunjungi Istana Bogor, Bahas Rencana Kerjasama Di Sektor Maritim

Kunjungan PM Shinzo Abe di Istana Bogor
Kunjungan PM Shinzo Abe di Istana Bogor disambut oleh anggota kabinet RI (Doc: maritimenews)

Infomaritim, Bandung – Presiden Joko Widodo, menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe. Kunjungan dilakukan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Presiden Jokowi menerangkan bahwa dirinya telah mengadakan pertemuan bilateral dengan PM Shinzo Abe sebanyak empat kali dalam kurun waktu kurang dari dua tahun. Indonesia dan Jepang berhasil melakukan pertemuan dan pembicaraan yang sangat produktif, terlihat dari banyaknya kesepakatan yang dibuat antara kedua negara.

“Ini menunjukkan bahwa Jepang merupakan salah satu mitra strategis terpenting Indonesia di berbagai bidang,” ujarnya dalam keterangan pers bersama setelah pertemuan bilateral.

Pertemuan berlangsung hangat, terbuka, dan produktif tersebut menghasilkan jumlah kesepakatan dalam berbagai bidang. Kesepakatan tersebut tentunya dengan mengusung prinsip saling menguntungkan. Sebelumnya, angka investasi Jepang di Indonesia sendiri terbilang menggembirakan. Ditengah kelesuan ekonomi global, Jepang justru mencatatkan peningkatan investasi yang signifikan di Indonesia.

“Di tengah belum membaiknya perekonomian global, kita telah mencatat peningkatan investasi Jepang yang sangat signifikan. Dari Januari hingga September 2016 investasi Jepang telah mencapai angka USD 4,498 miliar dan angka ini meningkat hampir dua kali lipat disbanding tahun 2015,” ungkapnya.

Kepala negara juga menerangkan bahwa Indonesia meminta kepada pihak Jepang untuk membuka akses terhadap produk-produk hasil pertanian dan perikanan Indonesia. Lebih dari itu, Indonesia juga mengharapkan penyelesaian review perjanjian penghindaran pajak berganda. Hal tersebut agar diharapkan agar perekonomian kedua negara tidak saling terhambat dan tentunya dilaksanakan dengan prinsip saling menguntungkan.

“Kemudian yang ketiga, meningkatkan akses dan kapasitas keperawatan Indonesia untuk dapat memnuhi pasar di Jepang. Dan yang keempat, dimulainya general review Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement pada tahun ini,” imbuh Presiden.

Indonesia meminta untuk pembukaan rute penerbangan Garuda Indonesia dari Jakarta menuju Los Angeles via Tokyo, kerjasama dalam konteks two plus two antara Menteri Luar Negeri dan Menteri Pertahanan kedua negara, dan peningkatan kerjasama di bidang ekonomi di mana termasuk di dalamnya rencana pembangunan Pelabuhan Patimban. Keduanya juga sepakat untuk membahas mengenai pengembangan Blok Masela, diskusi awal pembangunan jalur kereta api Jakarta-Surabaya serta rencana kerjasama pembangunan sentra kelautan dan perikanan terpadu di pulau-pulau terdepan di Indonesia.

“Tahun depan Indonesia dan Jepang akan merayakan 60 tahun hubungan diplomatic dan kita sepakat bahwa tema bagi perayaan tersebut adalah teknologi modern. Kita juga ingin mendorong agar Jepang juga meningkatkan kerjasama maritime dengan negara-negara IORA (Indian Ocean Rim Association) di mana Indonesia menjadi ketua IORA saat ini,” tutupnya.

Dalam keterangannya, sebagai sesama negara maritim, PM Shinzo Abe sendiri memandang bahwa kerjasama di bidang maritim dengan Indonesia merupakan prioritas yang paling utama. Jepang juga akan secara aktif mendorong kerjasama di bidang keamanan laut dan pengembangan pulau-pulau terpencil di Indonesia.

“Jepang akan secara aktif mendorong kerjasama di bidang keamanan laut dan pengembangan di pulau-pulau terpencil di Indonesia melalui Forum Maritim Indonesia-Jepang yang dibentuk pada bulan Desember yang lalu,” terang Abe.

PM Shinzo Abe dan Akie Abe disambut Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo di halaman Istana Kepresidenan Bogor sekitar pukul 16.00 WIB. Kehadiran PM Jepang ini disambut dalam upacara resmi kenegaraan. (SS)

Sumber