Berita Kelautan Perikanan

Ekspor Ikan Lele Indonesia Tembus Pasar Eropa

ekspor-ikan-lele-indonesia-tembus-pasar-eropa-ffy

Infomaritim, Bandung – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkapkan, ekspor perikanan budidaya seperti ikan nila dan lele sudah dapat menembus pasar Eropa. Hingga 2016, tercatat Indonesia sudah melakukan 86.582 kali ekspor hasil perikanan. Peningkatan dari nilai ekspor ini juga sangat mempengaruhi peningkatan pendapatan negara.

Kelompok Usaha Bersama (KUB) Santarie Kabupaten Pangkep terhitung sejak dua tahun terakhir berhasil mengekspor hasil budidaya ikan lele sampai ke Eropa. Bahkan, Pangkep menjadi Kabupaten pertama yang mampu mengekspor ikan lele sampai ke luar negeri.

Abdul Hafid Ketua KUB Santarie Kabupaten Pangkep menuturkan,  KUB telah mengekspor ikan lele ke Eropa sebanyak 22 ton ke Belgia dan Jerman. Dan pada tahun 2016 sedikit mengalami penurunan namun KUB ini sukses mengekspor sebanyak 12 ton lele segar ke wilayah Eropa.

Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Rina mengatakan, selama tahun lalu Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari BKIPM sebesar Rp 51,75 miliar. Pencapaian ini melebihi dari target yang hanya Rp 13,04 miliar.

“Selain itu, selama 2016, PNBP BKIPM mencapai Rp 51,75 miliar. Angka ini tentunya tercapai melebihi dari target Rp 13,04 miliar”, ujar Rina dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (11/1/2017).

Menurutnya, kenaikan pendapatan negara tersebut didorong oleh meningkatnya pemeriksaan hasil tangkap perikanan senilai Rp 14,02 miliar dan terbentuknya integrasi sistem untuk meningkatkan mutu ikan.

“Kenaikan PNBP ini dikarenakan adanya peningkatan pemeriksaan terhadap hasil perikanan senilai Rp. 14,02 miliar serta adanya integrase sistem sertifikasi mutu dan karantina ikan”, kata Rina.

Ke depan, BKIPM akan terus melakukan peningkatan pengawasan di wilayah perbatasan, terutama dalam hal penyelundupan. Sementara, kualitas ekspor produk perikanan akakn terus ditingkatkan dengan evaluasi dan inspeksi dengan lembaga dalam maupun luar negeri.

“Semakin tajamnya dan bagusnya produk perikanan sehingga keberadaan produk perikanan Indonesia dapat terus diakui dunia Internasional”, tandas dia. (SS)

Sumber 1

Sumber 2